Cara memisahkan logam dari massa hitam LCO dan NMC?
Cara memisahkan logam dari massa hitam LCO dan NMC?
Ekstraksi logam dari larutan pelindian massa hitam yang berasal dari limbah baterai litium-ion, seperti litium kobalt oksida/litium nikel mangan kobalt oksida (LCO/NMC), litium nikel mangan kobalt oksida (NMC), litium besi fosfat (LFP), dan bahan katoda berbasis litium lainnya, adalah proses penting dalam daur ulang baterai lithium-ion. Proses ini biasanya melibatkan ekstraksi pelarut (SX), yang digunakan untuk memisahkan logam berharga seperti litium, kobalt, nikel, dan mangan dari larutan pelindian.


Di bawah ini adalah ikhtisar pelarut yang umum digunakan dalam proses ekstraksi ini:
DY272 (Ester Asam Fosfat)
DY272 banyak digunakan dalam ekstraksi pelarut kobalt dan nikel dari larutan logam campuran. Ia memiliki selektivitas yang tinggi terhadap logam-logam ini, menjadikannya ideal untuk pemisahan kobalt dan nikel dari unsur lain dalam massa Hitam LCO dan NMC, seperti litium dan mangan. DY272 bekerja secara efektif dengan membentuk kompleks logam dengan logam dalam larutan pelindian, yang kemudian dapat diekstraksi menjadi fase organik.
– Aplikasi: Terutama digunakan untuk ekstraksi kobalt dan nikel.
– Manfaat: Selektivitas dan efisiensi tinggi untuk kobalt dan nikel, terutama dengan adanya logam lain seperti mangan.
D2EHPA (Asam Di-2-Etilheksil Fosfat)
D2EHPA adalah ester asam fosfat yang efektif dalam ekstraksi nikel dan kobalt dari larutan pelindian. Hal ini sangat berguna ketika menangani larutan logam campuran dan sering digunakan untuk memisahkan logam-logam ini dari litium dan mangan. D2EHPA membentuk kompleks logam-organik yang mudah diekstraksi ke dalam fase organik.
– Aplikasi: Banyak digunakan dalam ekstraksi nikel dan kobalt.
– Manfaat: Selektivitas tinggi dan pemisahan fase yang sangat baik, menjadikannya ideal untuk proses industri skala besar.
Utama, Langkah-langkah ekstraksi sekunder
Ekstraktan berbahan dasar amina, seperti tri-n-oktilamine (TOA) atau amina primer, biasanya digunakan untuk ekstraksi litium dari larutan pelindian. Dalam kasus NMC, amina tersier juga dapat digunakan untuk memisahkan litium dari nikel, kobalt, dan mangan dalam lindi. Amina ini secara selektif berikatan dengan ion litium dan biasanya digunakan dalam kombinasi dengan pelarut organik, sering minyak tanah atau minyak mineral, untuk membentuk fase organik.
– Aplikasi: Terutama untuk ekstraksi litium.
– Manfaat: Sangat selektif untuk litium, terutama ketika memisahkannya dari logam lain seperti nikel atau kobalt.
Kesimpulan
Ekstraksi pelarut logam dari Black Mass LCO dan NMC memainkan peran penting dalam daur ulang logam penting dari baterai lithium-ion bekas.. Pelarut seperti DY272, D2EHPA, dan amina biasanya digunakan untuk mengekstraksi logam berharga seperti kobalt secara selektif, nikel, litium, dan mangan. Masing-masing pelarut mempunyai kelebihan dalam hal selektivitasnya, efisiensi, dan kompatibilitas dengan proses ekstraksi secara keseluruhan, menjadikan mereka pemain kunci dalam teknologi daur ulang baterai berkelanjutan.
Ekstraktan logam kami seperti di bawah ini:
- P204 (D2EHPA atau HDEHP) Ini digunakan sebagai langkah pertama untuk menghilangkan pengotor pada bijih nikel laterit.
- DY319 ekstraktan ko-ekstraksi nikel kobalt efisiensi tinggi untuk daur ulang baterai, dapat mengeluarkan nikel dan kobalt bersama-sama dari elektrolit baterai Lithium.
- DY272 Ekstraktan pemisahan kobalt nikel, itu dapat mengeluarkan kobalt dari larutan kobalt nikel, lalu sisakan nikel murni.
- DY988N/DY973N/DY902/DY5640 reagen ekstraksi pelarut tembaga.
- Hlm507 ekstraktan logam non-ferrous untuk tembaga, seng, kobalt-nikel, kadmium, emas perak, logam golongan platina, tanah jarang dan sebagainya.
- DY377 ekstraksi pemisahan nikel dan intan yang efisien.
- DY366 Ekstraktan skandium.
- DY316 Ekstraktan litium.
